Tasikmalaya intiraya.com | Namanya Sulaiman warga Kampung Palawija RT 027 RW 001 Desa Cibeber, Kecamatan Manonjaya Kabupaten Tasikmalaya, namanya tentu saja sama dengan nama seorang Nabi tapi kelakuan Sulaiman ini malah membuat orang menjadi geleng geleng kepala.
Betapa tidak pria paruh baya ini adalah seorang bandar sekaligus penjual miras kahot di kampungnya. Yang lebih miris, Sulaeman adalah seorang pengurus RT setempat.
“Lebih tepatnya ketua RT pak dan memang sudah cukup lama sih menjadi penjual miras seinget kami, ya kami ga bisa berbuat banyak pak wong dia pengurus RT dan juga salah satu anggota ormas” ucap salah seorang warga yang enggan disebutkan namanya.
Hal ini terungkap setelah sejumlah laskar islam dari gabungan ormas islam di Tasikmalaya menggelar sweeping peredaran miras dan upaya antisipatif kegiatan maksiat jelang tahun baru pada selasa malam 30 Desember 2024.
Dari rumah Sulaeman, ormas islam berhasil menemukan ratusan botol miras berbagai merk siap jual jelang pergantian tahun.
Menurut sekretaris Almumtaz, Ustd Abu Hazmi pihaknya segera bergerak setelah mendapatkan informasi dari tokoh agama setempat dugaan adanya perderan miras di kampung tersebut.
“Setelah kita berkoordinasi dengan tokoh agama dan tokoh pemuda setempat, alhamdulillah akhirnya kami bisa menemukan sejumlah miras yang ironisnya dari rumah pak RT itu sendiri, ini harus jadi perhatian semua pihak terutama pemerjntahan setempat, bagaimana mau kondusif jika pengurus RT nyapun malah jadi pengedar miras” ujarnya.
Hingga berita ini di turunkan, kami berupaya untuk meminta konfirmasi kepada pihak kepolisian maupun Satpol PP Kabupaten Tasikmalaya. (dzm)
